Rabu, 13 September 2017

Bahaya cacing hati dapat menular ke manusia

Bahaya cacing hati dapat menular ke manusia
Bahaya cacing hati dapat menular ke manusia - Pengorbanan tahun ini diliputi oleh cacing yang ditemukan pada hewan yang disembelih. Bahkan salah satu sapi yang dikorbankan atas nama Presiden Joko Widodo juga terinfeksi cacing hati. Membesarkan ternak dengan penyakit ini membuat banyak orang cemas dan mempertanyakan daging sapi yang terinfeksi cacing hati.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, DIY, menemukan setidaknya 36 hewan terbunuh terinfeksi cacing hati. Hal ini membuat mengorbankan hati binatang korban untuk dikorbankan jangan sampai dikonsumsi, namun bagian daging hewan masih bisa atau boleh dikonsumsi dan diolah.

Salah satu penyebab wabah hewan dengan cacing hati adalah pakan hijau yang menyebabkan cacing hati berkembang biak dengan baik. Diduga makanan tersebut terkontaminasi telur cacing, maka telur berkembang di tubuh hewan, terutama di hati yang memiliki tekstur lembut dari tendon fibrosa.

Cacing hati sering menyerang ternak dan berdampak buruk. Cacing dapat menyebabkan pertumbuhan ternak atrophi, berat badan kurang, menurunnya produktivitas ternak, bahkan menyebabkan ternah kematian. Dalam kasus ini, cacing hati juga bisa menular ke manusia.

Meski daging sapi yang terinfeksi cacing hati dinyatakan aman dikonsumsi, namun manusia tidak secara otomatis mencegah fasciolosis penyakit tersebut. Penularan penyakit ini bisa terjadi akibat penggunaan air fasciola serkaria yang terkontaminasi. Jika air yang terinfeksi diminum dalam keadaan mentah, maka telur cacing tersebut akan menjadi cacing muda di tubuh. Atau bisa juga karena konsumsi daging mentah yang dibuat terutama di Eropa.

Namun, penyakit ini sangat jarang terjadi di Indonesia karena masyarakat Indonesia kurang sediri suka makan makanan yang terbuat dari daging hewan dan daging metah. Namun perlu diingat, beberapa bagian masyarakat yang menyukai makanan mentah, baik sayur maupun daging karena berpoteni cacing jantung yang terinfeksi di tubuh.

Baca juga: Sunat dewasa pekanbaru

"Hati hewan yang terkontaminasi tidak akan menularkan fasciolosis karena penularan penyakit melalui siklus tidak langsung. Gejala pada manusia sama dengan hewan yang terkena fasciolosis," jelas dokter hewan Fadjar Satrija.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manfaat tanaman di dalam rumah

Manfaat tanaman di dalam rumah -  tanaman pot tidak hanya bisa mempercantik bagian luar rumah, tapi juga menghias ruangan di dalam rumah ...